Manajemen BRI Perdagangan Turun Langsung Sapa dan Dengarkan Nasabah
DAILYNEWS.COM/PERDAGANGAN
Senyum, sapaan hangat dan ucapan terima kasih mewarnai suasana Banking Hall BRI Perdagangan di Jalan Rajamin Purba No. 07, Kabupaten Simalungun, Jumat (4/9/2026).
Berbeda dari aktivitas pelayanan perbankan pada umumnya, suasana di ruang pelayanan tersebut terasa lebih akrab. Jajaran manajemen BRI Perdagangan turun langsung menyambut, menyapa dan berbincang dengan para nasabah yang datang.
Momentum tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 dengan mengusung tema “Think Customer”.
Bagi BRI Perdagangan, Harpelnas tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mendekatkan diri kepada nasabah sekaligus mendengarkan secara langsung kebutuhan, pengalaman dan masukan masyarakat terhadap layanan perbankan.
Branch Office Head BRI Perdagangan Ridho Destianto Erwansyah, didampingi Asisten Operasional & Layanan Frenson Efendi Silitonga, hadir langsung di Banking Hall.
Keduanya tidak hanya memberikan ucapan selamat Hari Pelanggan Nasional, tetapi juga menyempatkan diri berbincang dengan nasabah. Satu per satu nasabah disapa dengan hangat, menciptakan suasana pelayanan yang lebih cair dan penuh kekeluargaan.
Interaksi sederhana tersebut ternyata memiliki makna yang lebih dalam. Di tengah kesibukan aktivitas perbankan, manajemen BRI Perdagangan ingin memastikan suara nasabah tetap mendapat ruang untuk didengar.
Berbagai cerita, kebutuhan hingga masukan terkait pengalaman memperoleh pelayanan disampaikan nasabah dalam suasana santai. Bagi manajemen, percakapan langsung tersebut menjadi sumber informasi berharga untuk melihat pelayanan dari sudut pandang nasabah.
Sebagai bentuk apresiasi, sejumlah nasabah juga mendapatkan gift dari manajemen BRI Perdagangan.
Pemberian tersebut menjadi simbol penghargaan atas kepercayaan dan loyalitas nasabah yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam perjalanan BRI melayani masyarakat.
Ridho Destianto Erwansyah mengatakan, Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa aktivitas perbankan tidak hanya berbicara mengenai transaksi, tetapi juga menyangkut hubungan dan kepercayaan antara bank dengan nasabah.
> “Hari Pelanggan Nasional bagi kami bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momen untuk hadir lebih dekat dengan nasabah. Kami ingin menyapa langsung, berbincang, mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan maupun masukan nasabah, sekaligus menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada BRI,” ujar Ridho.
Menurutnya, pertemuan langsung dengan nasabah memberikan pengalaman sekaligus masukan yang sangat berarti bagi jajaran manajemen.
Dengan turun langsung ke ruang pelayanan, manajemen dapat melihat bagaimana proses pelayanan berlangsung dari perspektif nasabah. Hal-hal sederhana seperti memberikan sapaan, perhatian dan kesediaan mendengarkan, menurut Ridho, merupakan bagian penting dalam menciptakan pengalaman pelayanan yang lebih baik.
> “Ketika kita bertemu langsung dengan nasabah, kita bisa mendengar cerita mereka, memahami kebutuhannya, dan mendapatkan masukan yang sangat berarti. Hal-hal sederhana seperti sapaan, perhatian, dan mendengarkan nasabah menjadi bagian penting dari upaya kami memberikan pelayanan yang lebih baik,” tambahnya.
Semangat “Think Customer” pun diharapkan tidak berhenti ketika rangkaian Harpelnas berakhir.
BRI Perdagangan berkomitmen menjadikan berbagai masukan yang diterima dari nasabah sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan. Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat di wilayah Perdagangan dan sekitarnya.
Bagi nasabah, perhatian sederhana berupa sapaan, senyum, percakapan dan pemberian apresiasi menjadi pengalaman tersendiri. Sementara bagi BRI Perdagangan, momen tersebut menjadi pengingat bahwa setiap nasabah bukan sekadar datang untuk melakukan transaksi, melainkan membawa kebutuhan, harapan dan kepercayaan.
Pada akhirnya, Harpelnas 2026 di BRI Perdagangan menjadi pesan sederhana namun bermakna: pelayanan perbankan bukan hanya tentang melayani transaksi, tetapi tentang bagaimana membuat nasabah merasa dihargai, didengarkan dan dipercaya.
Melalui semangat tersebut, BRI Perdagangan terus berupaya membangun budaya pelayanan yang lebih dekat, responsif dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.(Hd)

Komentar
Posting Komentar